Sebanyak 40 musisi jazz luar negeri dan 140 musisi jazz Indonesia akan dihadirkan pada perhelatan musik tahunan International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 yang siap digelar pada tanggal 1, 2, dan 3 Maret di JIExpo Kemayoran.
Tahun 2013 merupakan tahun kesembilan bagi perhelatan akbar ini. “Jazz Up The World” merupakan tema yang diangkat Java Jazz tahun ini, yang memiliki makna keberhasilan sebuah festival yang telah dipersiapkan dan di produksi oleh bangsa Indonesia yang mampu menyemarakan kehidupan dunia dengan pesan pesan harmoni dan perdamaian yang selalu diperlukan bagi masyarakat dunia.
Cukup mengagetkan ketika Eq Puridareja selaku artist relation dari Java Festival Production mengumumkan nama Cakra Khan dalam daftar artis Indonesia yang akan tampil di Java Jazz. “Meskipun Cakra khan bukan penyanyi Jazz, kami tetap memasukkanya ke dalam list. Dengan tujuan untuk memperkenalkan talenta baru yang Indonesia miliki”, ucap, Eq saat konferensi pers Java Jazz Festival 2013, Rabu (30/1).
Selain Cakra Khan beberapa nama langganan juga turut masuk dalam daftar seperti Maliq and d’Essentials, BLP, IYR, Glenn Fredly, Tompi, The Groove dan lainnya. Sementara itu, nama baru yang cukup menjadi perhatian adalah Tulus dan Ginda and The White Flowers.
Sedangkan untuk musisi asal luar negeri Java Jazz akan menghadirkan Marcus Miller, Balance and The Traveling Sounds, Jimmy Cliff, Magnus Lindgren, Gregory Porter, James Carter, Roy Hargrove, Kenny Garrett, Phil Perry, Betterscotch, Wouter Hame, The Soul Rebels, Bob James, Chuck Loeb, Basia, Fernandez, New York Voices, Joss Stone, Lisa Stansfield, Spyro Gyra, Stanley Clarke, dan lainnya.
Terdapat empat line up yang masuk kedalam daftar special show diantaranya adalah Joss Stone, Lisa Stansfield, Basia dan masih ada satu line up lagi yang dirahasiakan oleh pihak Java Festival Productin
Tiket dibanderol Rp 495 ribu untuk satu hari pertunjukan dan Rp 770 ribu untuk tiga hari. Sementara spesial show Lisa Stansfield dan Basia Rp 110 ribu dan Joss Stone Rp 275 ribu.
Dalam konferensi pers kemarin, pemilik Java Festival Production Peter F. Gontha sadar bahwa harga yang ditawarkan cukup tinggi. Untuk memenuhi harapanya agar semua orang bisa menyaksikan Java Jazz, Peter mengumunkan seperti tahun sebelumnya bahwa Java Jazz bisa disaksikan secara gratis melaluistreaming Youtube dan juga TV berbayar, First Media. “Java Jazz mendapatkan antusiasme yang tinggi, mencapai hit ke empat terbesar didunia dibawah pidato Barack Obama”, Ungkap Peter Gontha dengan bangga.
Dikutip dari : http://gigsplay.com/Gig-detail/java-jazz-festival-2013/
Rabu, 27 Februari 2013
Java Jazz Festival 2013
Sebanyak 40 musisi jazz luar negeri dan 140 musisi jazz Indonesia akan dihadirkan pada perhelatan musik tahunan International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 yang siap digelar pada tanggal 1, 2, dan 3 Maret di JIExpo Kemayoran.
Tahun 2013 merupakan tahun kesembilan bagi perhelatan akbar ini. “Jazz Up The World” merupakan tema yang diangkat Java Jazz tahun ini, yang memiliki makna keberhasilan sebuah festival yang telah dipersiapkan dan di produksi oleh bangsa Indonesia yang mampu menyemarakan kehidupan dunia dengan pesan pesan harmoni dan perdamaian yang selalu diperlukan bagi masyarakat dunia.
Cukup mengagetkan ketika Eq Puridareja selaku artist relation dari Java Festival Production mengumumkan nama Cakra Khan dalam daftar artis Indonesia yang akan tampil di Java Jazz. “Meskipun Cakra khan bukan penyanyi Jazz, kami tetap memasukkanya ke dalam list. Dengan tujuan untuk memperkenalkan talenta baru yang Indonesia miliki”, ucap, Eq saat konferensi pers Java Jazz Festival 2013, Rabu (30/1).
Selain Cakra Khan beberapa nama langganan juga turut masuk dalam daftar seperti Maliq and d’Essentials, BLP, IYR, Glenn Fredly, Tompi, The Groove dan lainnya. Sementara itu, nama baru yang cukup menjadi perhatian adalah Tulus dan Ginda and The White Flowers.
Sedangkan untuk musisi asal luar negeri Java Jazz akan menghadirkan Marcus Miller, Balance and The Traveling Sounds, Jimmy Cliff, Magnus Lindgren, Gregory Porter, James Carter, Roy Hargrove, Kenny Garrett, Phil Perry, Betterscotch, Wouter Hame, The Soul Rebels, Bob James, Chuck Loeb, Basia, Fernandez, New York Voices, Joss Stone, Lisa Stansfield, Spyro Gyra, Stanley Clarke, dan lainnya.
Terdapat empat line up yang masuk kedalam daftar special show diantaranya adalah Joss Stone, Lisa Stansfield, Basia dan masih ada satu line up lagi yang dirahasiakan oleh pihak Java Festival Productin
Tiket dibanderol Rp 495 ribu untuk satu hari pertunjukan dan Rp 770 ribu untuk tiga hari. Sementara spesial show Lisa Stansfield dan Basia Rp 110 ribu dan Joss Stone Rp 275 ribu.
Dalam konferensi pers kemarin, pemilik Java Festival Production Peter F. Gontha sadar bahwa harga yang ditawarkan cukup tinggi. Untuk memenuhi harapanya agar semua orang bisa menyaksikan Java Jazz, Peter mengumunkan seperti tahun sebelumnya bahwa Java Jazz bisa disaksikan secara gratis melaluistreaming Youtube dan juga TV berbayar, First Media. “Java Jazz mendapatkan antusiasme yang tinggi, mencapai hit ke empat terbesar didunia dibawah pidato Barack Obama”, Ungkap Peter Gontha dengan bangga.
Dikutip dari : http://gigsplay.com/Gig-detail/java-jazz-festival-2013/
Selasa, 19 Februari 2013
Sejarah Jazz
Jazz adalah gaya musik yang berasal pada awal abad ke-20 di komunitas kulit hitam di Amerika Serikat Selatan.
Ini lahir dari campuran tradisi musik Afrika dan Eropa. Silsilah Afrika adalah jelas dalam penggunaannya catatan biru, improvisasi, polyrhythms, sinkopasi dan catatan berayun. [1] Dari pengembangan awal sampai jazz hari ini juga telah dimasukkan musik dari musik populer Amerika. [2]
Sebagai musik telah mengembangkan dan menyebar ke seluruh dunia itu telah menarik pada banyak budaya yang berbeda musik nasional, regional dan lokal sehingga menimbulkan, sejak awal awal abad ke-20 Amerika, dengan gaya khas banyak: jazz New Orleans berasal dari 1910-an awal, big band ayunan, Kansas City jazz dan jazz Gypsy dari 1930-an dan 1940-an, bebop dari pertengahan 1940-an dan di bawah melalui jazz West Coast, cool jazz, avant-garde jazz, Afro-Kuba jazz, jazz modal, free jazz, jazz Latin dalam berbagai bentuk, jazz soul, jazz fusion dan rock jazz, smooth jazz, jazz-funk, jazz punk, acid jazz, jazz etno, rap jazz, jazz cyber, jazz Indo, M-Base, jazz nu, jazz perkotaan dan cara lain untuk bermain musik
Langganan:
Postingan (Atom)